Kisah Seorang Seniman Tua dan Desainer Muda yang Inspiratif

Alkisah di suatu desa, tinggallah seorang seniman tua bersama kedua anaknya.

Kehidupan keluarga mereka sangat sederhana. Mereka bertahan hidup dengan seadanya, dari hasil penjualan karya seni yang ia ciptakan.

Setiap hari, kegiatan seniman tua itu adalah menenun beberapa kain tenun yang akan disimpannya, dan kelak akan diberikan kepada kedua anaknya.

Selang beberapa bulan kemudian, hasil karya yang dikumpulkan semakin banyak. Sehingga, kadangkala ia menjual beberapa tenunannya untuk membiayai hidup keluarga mereka.

Atas bantuan beberapa tetangganya, ia berhasil mendapatkan keuntungan yang cukup untuk bertahan hidup.

Ketika salah satu kain tenun hasil karyanya di pamerkan dalam salah satu acara fashion di tingkat kabupaten, seorang desainer tersetuh dengan keindahan dari motif-motif yang terkandung dalam kain tenun itu, yang menggambarkan nilai-nilai luhur dari suatu daerah yang belum pernah dikenalnya.

Ilustrasi hasil karya tenun senima tua 
Kain Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur
(sumber: Myndhara via www.indonesia.go.id)

Tanpa menunggu lama, sang desainer itu menghampiri beberapa orang yang memamerkan kain tenun tersebut, sembari menanyakan dari mana mereka mendapatkan kain tenun yang begitu indah.

Orang-orang itu menjawab bahwa yang mendesain kain tenun ini adalah seorang tetangganya di kampung.

“Antarkan aku ke sana. Aku ingin menemuinya”, kata sang desainer.

Ketika mereka tiba di kampung dan bertemu dengan sang seniman tua itu, mereka melakukan diskusi singkat mengenai apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam kain tenunnya.

Sang seniman tua itu berusaha memaparkan dengan rinci mengenai filosofi-filosofi dari kain tenun karyanya tersebut.

Kemudian, sang desainer mengajak seniman tua itu untuk bergabung dalam sanggar budaya yang telah didirikannya.

Mereka sepakat berkolaborasi menyatukan karya seni lokal dengan suatu model desain modern tanpa menghilangkan nilai-nilai asalinya.

Tanpa di duga, selang beberapa bulan kemudian, kedua orang itu berhasil menciptakan suatu produk desain bermodel baru, hasil campuran dari beberapa teknik desain, dan bahkan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Dengan bangga mereka memamerkan hasil karya tersebut dalam kegiatan-kegiatan pameran budaya, baik itu secara nasional maupun internasional.

Karya kedua seniman itu akhirnya mencuri perhatian berbagai kalangan, baik yang berasal dari kalangan anak muda, kalangan artis, pecinta budaya, pemerintah, bahkan sampai kepada kalangan internasional.

Akan tetapi, bagi kedua seniman itu, keindahan dari suatu karya seni adalah memberikan kepuasan bagi para penikmat seni tersebut. Karena hal-hal demikian tidak mampu di bayar dengan apa pun. Itulah yang membuat banyak orang semakin mengagumi hasil karya seni mereka.

“Pemberian suatu makna kehidupan pada sesama melalui suatu karya seni yang diciptakan dari kekurangan ataupun kelebihan adalah salah satu bentuk kebahagiaan, karena semua orang ikut merasakan manfaatnya”.

Post a Comment

0 Comments

Search This Blog

Daftar Isi